Friday, January 5, 2018

Bercak Darah di Mata, Jangan Panik Ini Penyebabnya.

Pagi ini saya sangat terkejut melihat bola mata anak lelaki saya yang masih berusia 8 bulan ada bercak darahnya. Bercak darah seperti memar itu membuat saya sangat syok karena berada di bagian putih mata dan terlihat sangat kontras, dengan lebar area darah yang hampir memenuhi setengah bagian putih mata. Bukan hanya saya tetapi suami, ibu, bapak dan anggota keluarga yang lain juga kaget. Kami saling menginterogasi apakah kemarin dedek terjatuh, terbentur atau bermain benda tajam. Karena memang kami gantian mengurus si kecil. Semuanya menjawab sepertinya tidak. Seingat saya juga dia tidak main aneh-aneh, cuma dedek hobi kucek-kucek mata akhir-akhir ini, apalagi ketika mengantuk menjelang tidur.

Ibu saya terus mendesak agar dedek segera di bawa ke DSA terdekat. Kami semua sangat khawatir karena ini menyangkut mata, bagian yang sangat vital dari tubuh manusia. Saya sangat takut kalau ada apa-apa dengan mata dedek. Aku raba dahi anak saya, suhu tubuhnya normal. aku taruh mainan di depan matanya sambil menggoyangkannya ke kanan dan ke kiri. Matanya menanggapi dengan baik. Dia tidak rewel ataupun mengucek matanya. Saya rasa matanya tidak gatal. Dia seperti hari-hari biasanya, aktif dan sangat ceria.

Setelah mandi, makan dan menyusu akhirnya dia tertidur. Dan si emak yang udah kepo banget soal kondisi anak nya ini langsung deh say hello to Om Google. Setelah browsing sana sini akhirnya saya memutuskan untuk menunda ke DSA. Bukannya sok pintar atau menghemat pengeluaran #uppss, tapi setelah baca beberapa artikel ternyata kondisi ini tidak berbahaya asalkan tidak di sertai dengan keluhan lain seperti nyeri, gatal atau perubahan dalam penglihatan. Bercak merah akan memudar dan hilang dengan sendirinya beberapa waktu ke depan. Dan benar saja 2 hari kemudian bercak merah di mata anak saya mulai memudar dan menghilang perlahan dalam satu minggu.

Oh ya keluhan mata seperti ini bisa terjadi pada siapa saja baik muda ataupun tua, di sebut pendarahan subkonjungtiva. Penyebabnya banyak sekali dan terkadang juga penyebabnya tidak jelas. Namun pendarahan seperti ini  termasuk pendarahan ringan dan akan sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan. Mungkin ada baiknya kalau mengalami hal seperti ini, mata diistirahatkan sejenak dari aktifitas mata yang berat, menatap layar komputer terlalu lama misalnya.

Itu saja share pengalaman saya kali ini, semoga bermanfaat. Usahakan jangan panik dalam keadaan segenting apapun. Keep calm and focus. Hahahaha semoga kata-kata bijaknya nyambung dengan artikel ini. Hihihihi.


No comments:

Post a Comment