Pagi ini saya sangat terkejut
melihat bola mata anak lelaki saya yang masih berusia 8 bulan ada bercak
darahnya. Bercak darah seperti memar itu membuat saya sangat syok karena berada
di bagian putih mata dan terlihat sangat kontras, dengan lebar area darah yang hampir
memenuhi setengah bagian putih mata. Bukan hanya saya tetapi suami, ibu, bapak
dan anggota keluarga yang lain juga kaget. Kami saling menginterogasi apakah
kemarin dedek terjatuh, terbentur atau bermain benda tajam. Karena memang kami gantian
mengurus si kecil. Semuanya menjawab sepertinya tidak. Seingat saya juga dia
tidak main aneh-aneh, cuma dedek hobi kucek-kucek mata akhir-akhir ini, apalagi
ketika mengantuk menjelang tidur.
Ibu saya terus mendesak agar dedek
segera di bawa ke DSA terdekat. Kami semua sangat khawatir karena ini
menyangkut mata, bagian yang sangat vital dari tubuh manusia. Saya sangat takut
kalau ada apa-apa dengan mata dedek. Aku raba dahi anak saya, suhu tubuhnya
normal. aku taruh mainan di depan matanya sambil menggoyangkannya ke kanan dan
ke kiri. Matanya menanggapi dengan baik. Dia tidak rewel ataupun mengucek
matanya. Saya rasa matanya tidak gatal. Dia seperti hari-hari biasanya, aktif
dan sangat ceria.
Setelah mandi, makan dan menyusu
akhirnya dia tertidur. Dan si emak yang udah kepo banget soal kondisi anak nya
ini langsung deh say hello to Om Google. Setelah browsing sana sini akhirnya
saya memutuskan untuk menunda ke DSA. Bukannya sok pintar atau menghemat
pengeluaran #uppss, tapi setelah baca beberapa artikel ternyata kondisi ini
tidak berbahaya asalkan tidak di sertai dengan keluhan lain seperti nyeri,
gatal atau perubahan dalam penglihatan. Bercak merah akan memudar dan hilang dengan
sendirinya beberapa waktu ke depan. Dan benar saja 2 hari kemudian bercak merah
di mata anak saya mulai memudar dan menghilang perlahan dalam satu minggu.
Oh ya keluhan mata seperti ini bisa
terjadi pada siapa saja baik muda ataupun tua, di sebut pendarahan subkonjungtiva.
Penyebabnya banyak sekali dan terkadang juga penyebabnya tidak jelas. Namun pendarahan
seperti ini termasuk pendarahan ringan
dan akan sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan. Mungkin ada baiknya kalau
mengalami hal seperti ini, mata diistirahatkan sejenak dari aktifitas mata yang
berat, menatap layar komputer terlalu lama misalnya.
Itu saja share pengalaman saya kali
ini, semoga bermanfaat. Usahakan jangan panik dalam keadaan segenting apapun. Keep
calm and focus. Hahahaha semoga kata-kata bijaknya nyambung dengan artikel ini.
Hihihihi.
No comments:
Post a Comment